Selasa, 21 Januari 2014

Januarii ( Hujan Sehari - Hari ) :D

     Sepagi ini kabut hampir menutup sebagian besar jalan dan pemukiman di Kota ini, untuk hanya sekedar memandang dalam jarak 1/2 meter pun aku harus memicingkan mata agar dapat melihat dengan jelas.
Kristal bening yang langit jatuhkan pun melengkapi suasana pegunungan yang terasa sangat kental dengan suasana dingin menyejukan. Tapi, ini jauh dari kata ‘menyejukan’.

     Sudah hampir 5 hari ini, Kota yang dijuluki daerah pegunungan ini terguyur hujan yang tiada henti. Hanya dalam waktu 5 menit hujan reda dan hampir 3 jam langit menyerbukan pasukan airnya.
Yeeahhh apakah lagit sedang merasakan kegalauan yang berlebih sehingga Ia tak hentinya menangis :D. Membuat bumi ini pun terlihat kewalahan menerima tangisan itu, haha itu adalah lelucon anak - anak yang kudengar.

Selasa, 14 Januari 2014

Bintang Tigaku

Bintang Tiga
Rasa rindu yang telah lama terpendam, kini membuncah membentuk aroma kebahagiaan yang tak berwujud :)
     Langit senja sore ini menjadi saksi kebahagiaan yang bergemuruh didalam hatiku.
Kepakan sayap camar yang membentang diluasnya langitpun ikut menyerukan kebahagiaan ini, menjadi saksi kebahagiaan atas nama cinta.
     Aku bahagia hanya karena sebuah pesan singkat yang kau titipkan untukku, pesan singkat yang membuatku tak lagi gundah, tak lagi mencari dan tak lagi mencoba pergi. Aku akan tetap disini bertahan menunggu semua kebahagiaan yang akan kau ciptakan untukku. Mengarungi indahnya jalan cinta yang kita sebut dengan kebahagiaan yang sesungguhnya.
     Kita bukan hanya terpisah jarak, waktu dan kesempatan, melainkan juga komunikasi yang sama sekali tak pernah kita lakukan, tapi aku tak menyebutnya Long Distance Relationship atau biasa disebut dengan LDR, karena itu terlalu berlebihan untuk menyebut semua hal tentang kita. :D
Aku tahu kau mencintaiku, dan sebaliknya kau pun tahu tentang rasa cinta yang tercipta untukmu. Kita bagaikan 2 bintang yang bertemu dalam peraduan malam tanpa bulan.
Jalan cerita cinta kita hanya kita yang tahu, selebihnya. . mereka hanya bisa mengira dan menebak.

Senin, 06 Januari 2014

Aku Merindukanmu



Aku Merindukanmu. . .


Ada berjuta rasa yang lama diam-diam ku pendam, ada berjuta kata rindu yang kutulis dalam diaryku pun tak mampu mengobati rasa rindu yang bersemi dihati ini. Entah sampai kapan aku akan bertahan dalam rasa ini, sepi dalam keramaian dan hampa tanpa sedikitpun sosokmu.
“ Aku akan bertahan. “ jauh didalam hati ini membisikan kata itu, tapi rasa ragu untuk bertahan pun tak pernah hilang dari fikirku tentangmu.
           Mengingatmu adalah hal yang tak pernah aku lupakan, selalu aku lakukan meski tak tertulis dalam deadline harianku. Sebab rasa ini sungguh tak bisa kuhilangkan walaupun telah kucoba membuangnya jauh dari ingatan.
           Apa kau merindukan aku, seperti aku yang begitu merindukanmu ? apa kau mengingat aku, seperti halnya aku yang selalu terbayang senyummu ? dan apa rasa cinta itu masih ada untukku, seperti aku yang tetap menjaga cinta ini agar selalu bersemi dihatiku ? entalahh.

Translate