Selasa, 29 April 2014

Pelangi - (ku) . .



Pelangi-(ku). . .
Kau tahu ? aku kini mulai memperhatikanmu
, memperhatiakan setiap pola garismu
, mencari arti tujuh gradasi warnamu
, dan mencoba berfikir tentang lengkung ajaibmu.
Apa kau mencoba menghipnotisku dengan sejuta keindahanmu ? Memberi pesona indah disetiap senjaku, dan kau selalu hadir saat hujan dihatiku mulai reda serta membuat iri para insan disekitarku.


Me – Ji – Ku – Hi – Bi – Ni – U.
Tujuh warnamu itu ciptakan romantisme senja ini, menerangi ruang kosong hati yang masih basah karena hujan itu.
Kau seakan jelmaan malaikat yang membantuku sadar dari sebuah harapan. Ohh. . GOD apa yang ada difikiranku ? Aku mencoba melukis skema gradasi pelangi itu sementara kanvasku masih ada gambaran sinar Bintang yang terlihat. Ia memang sudah kuhapus, tapi bayangan samar itu masih bisa kulihat, masih ada yang membekas dikanvasku meski kucoba tak peduli.
Pelangi-(ku). .
Kau kah itu ? yang mencoba membuatku melupakan bayang tentang Bintang ?
Kau kah itu ? yang memberiku cahaya lagi setelah kurasa gelap pekat yang tak kunjung pergi ?
dan kau kah itu yang berjanji menghiasai pedihku dengan tujuh pesona warnamu ?
Berhentilah. .

Rabu, 16 April 2014

Bahagia + Sedih + Galau + Kecewa = CINTA


Bahagia itu sederhana.
Disaat orang yang kita sayang tiba - tiba hadir dihadapan kita, dan secara tidak langsung dia telah memberikan sejuta kebahagiaan pada detik pertama kemunculannya itu, sesederhana itu !
Bahkan lebih dari itu, ketika kita terpisah jarak, waktu dan kesempatan dengan orang yang kita sayangi tanpa komunikasi apapun, dan secara tidak diduga dia memberikan pesan walaupun lewat massage, Fb, twitter, path, bbm atau yang lainnya, rasa rindu yang begitu lama kita pendam akan membuncah membentuk menjadi sebuah kebahagiaan yang tak bisa terucap walau sekedar kata 'aku bahagia'.


Sedih itu sederhana.
Ketika orang yang kita sayang telah melupakan kita, sedangkan kita masih dalam bayang - bayang tentangnya. Iya kadang kita sangat pintar dan cepat caranya mencitai tapi sebaliknya, kita sangat bodoh dan akan terasa lama untuk menghilangkan Dia yang kita sayang dalam hati dan fikiran kita.
Itu adalah masalah terbesar yang hampir belum bisa terselesaikan jika kita tak berfikir tentang kedepannya.
Sedangkan 80% yang mengalami hal seperti itu adalah ABG atau masih dibilang labil, karena mereka masih baru mencicipi dunia cinta. Bisa apa kita ? Mencoba memberi pengertian tentang cinta ?. Bukankah para ABG sekarang lebih pintar tentang cinta (lebih tepatnya sok tahu :D).

Jumat, 04 April 2014

Anehh



Anehh. .
Tak biasanya aku begitu merindukan Pelangi
Tak biasanya aku ingin melihat warna – warni indah itu
Bahkan tak pernah !
Iya, aku tak pernah memperhatikan Pelangi itu
Tapi rasanya aneh. .
Ketika hujan dihatiku kian reda
Aku merindukan Pelangi itu
Menginginkan warna – warni indah cahayanya
Bahkan ingin selalu melihatnya
Ini salah !
Aku tak pernah memperhatikan Pelangi itu
Bagaimana mungkin aku bisa merindukan hadirnya ?
Ini gila !

Translate