Selamat datang Desember, aku tak ingin menangis lagi.
Meskipun matahari(ku)
mulai meredup tanda
sang penghujan akan segera tiba.
Selamat datang Desember,
entah kamu atau aku
yang akan memilih.
Tapi aku akan tetap berjalan
(menuju hatimu) dan menetap disana.
Aku tak tahu kenapa aku diciptakan
di bulan Desember.
Barangkali agar aku bisa menjadi akhir dari segala sesuatu.
Seperti mungkin akhir dari pencarian seorang pangeran dan menikmati hujan bulan Desember bersamanya.
Aku ingin menghirup
aroma embun pagi yang
membasuh dandelion pada awal Desember dan wanginya khas tanah basah sisa hujan,
serta menari dengan bunga bulu putih ilalang
yang bermekaran tertiup lembutnya
angin.
Dan aku juga ingin menikmati senja
di akhir bulan Desember bersamamu dengan siluet romantisnya,
serta percikan kembang api
yang menandakan akhir musim sekaligus awal musim selanjutnya.
Selamat dating bulan Desember ..
Jadi, cerita seperti apa
yang telah kau siapkan untukku
di-Desember-ku musim ini
?
Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember,Di bulan desemberSampai nanti ketika hujan tak lagiMeneteskan duka meretas lukaSampai hujan memulihkan luka- EfekRumahkaca_DESEMBER