Senin, 12 Desember 2016

Aku merindukanmu, dalam waktu yang lama. .


Bisakah kau berhenti melarikan diri dariku, sebentar saja.
aku hanya ingin melihat matamu.
Karena entah mengapa aku begitu merindukanmu,
mungkin kau berfikir : bagaimana mungkin aku masih bisa merindukanmu setelah luka yang ku goreskan sangat dalam dan membekas.
Entahlah. .
Bahkan aku rasa aku masih sangat menginginkanmu, dan ingin mengobati luka itu.

  Bisakah kau melihatku sebentar ?
Aku rindu ketika kau memperhatikanku,
aku rindu kalimat - kalimat sederhanamu,
aku rindu menunggu musim untuk bertemu denganmu
aku rindu bercerita padamu tentang bagaimana aku menghabiskan hariku untuk merindukanmu,
aku rindu bagaimana jarak dan waktu membuat kita tak saling sapa,
aku rindu dirindukan olehmu, dan aku rindu merindukanmu seperti dulu.

Dulu selalu ada jalan menuju pulang, se-tersesat apapun hatiku dan hatimu.
Entah itu jarak yang membuatku menyerah, atau jenuh yang membuatmu marah,
tapi selalu ada tuntunan untuk kembali pulang.

Aku selalu menemukan jalan pulang menuju-mu,
Entah seberapa banyak luka, dan ucapan 'aku pergi, karena jarak dan waktu ini membuatku lelah'
atau bagaimana pun aku bosan menunggu satu pasti dari mu,
tapi aku selalu berhasil menuju mu lagi, pulang ke hatimu.

Sadarkah kau, aku selalu menunggumu. Ditempat yang sama.
Aku tak beranjak dalam waktu yang lama,
bahkan ketika aku membuatmu patah, aku masih tetap tak beranjak dari tempatku, Menuggumu.
Aku tak benar - benar menyakitimu, tak pernah bisa.

Bagaimana mungkin secepat itu kau berlari ketika hatimu pun enggan untuk pergi.
Bisakah kau melihatku lagi ? mempercayaiku lagi ?
karena luka itu tak sebanding dengan bagaimana aku menginginkanmu, sampai saat ini,
tak sebanding dengan harapan - harapan yang telah kita panjatkan.
Karena telah begitu banyak musim yang telah kita lewatkan,
Sadarlah. .
Berhentilah untuk mencoba berlari dariku lagi,
karena secepat apapun kau berlari, aku akan berusaha mengejarmu.

Dan jika memang kau akan tetap berlari sejauh yang kau mau,
biarkan aku tetap dibelakangmu, sampai aku benar - benar lelah untuk mengejarmu lagi.
Sampai aku tahu bahwa kau tak akan pernah menungguku lagi.

Jika memang tak bisa lagi menyelamatkan apapun tentang 'kita',
selamatkan lah hatimu dari luka yang ku goreskan,
dan aku akan mencoba menyelamatkan hatiku atas pengharapan maafmu..


di antara rindu yang selalu gagal kuungkapkan,
di dalam rasa canggung yang belum kupahami,
tolong... jangan pergi.

I miss you, a long time..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate