Aku menatap keluar jendela kamarku
Mendekatinya, dan membukanya
Memandang sekeliling meski tak ada siapapun diluar sana
Aku menatap langit yang seolah sedang menangis
Memperhatikan setiap bulir air yang jatuh beruntunan
Hatiku mencoba menemukan sosok bahagia yang telah lama menghuni hati
Mencarinya disetiap sudut sudut hati yang sempit ini
Berkali - kali mencari dari satu sisi ke sisi lainnya
Dia tak ada. .
Bagaimana mungkin dia tidak ada didalam hatiku
Bagaimana mungkin dia meninggalkan tempatnya tanpa sedikitpun memperlihatkan jejak kepergiannya
Kemana dia menghilang ?
Pikiranku melayang jauh menembus kenangan bahagia yang telah lalu
Mengirimkam perintah kepasa isi kepala untuk memutarkannya kembali
Bayangan kenangan itu masih terlihat sangat jelas
Senyuman bahagia yang diciptakan bayangan itu sangat terlihat
Tidak ada sedikitpun kesedihan atau amarah yang tercipta
Lalu dengan alasan dia menghilang ?
Aku bertanya pada hatiku sendiri
"Apa kau sengaja mengusirnya ?"
Hanya diam yang ia perlihatkan, serta semburat keraguan yang dipancarkan
Oh yaa,aku tau hatiku tak sejahat itu. .
Aku mengalihkan perhatianku pada hujan yang mulai reda
Meninggalkan aroma tanah yang terlihat senang karena hujan telah membasahi kegersangannya
Serta senja yang mulai hadir menggantikan siang yang mendung ini
Menjadi saksi keresahan hati yang tak berujung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar