“ Andai saja, waktu bisa
berdamai
Dan segala keterbatasanku
Tentu,
Bisa berbagi kebahagiaan
diharimu ini.”
‘MISS YOU.’ ( - darimu, untukku )
Aku menyebutnya jarak, yang memisahkan kita berdasarkan
ruang. Kadang juga keadaan, atau sekedar sapaan, dan bahkan juga waktu. Tak
jarang, jarak juga membuat kita sesak dngan rindu yang tak berujung temu.
Aku masih disini, diruang
yang terasa hampa tanta hadirmu (dihariku) saat kubaca ulang sepucuk surat
darimu dan menemukan paragraph indah itu diakhir suratmu. Bahkan jika aku harus
menutup mata, aku hafal semua kalimat itu. Dan membayangkan hadirmu
disampingku, tapi lagi. Jarak membuatnya hanya sebatas imajinasi.
Mungkin saja benar, salah satu hal yang paling dibenci
manusia adalah menunggu. Entah itu pasti atau tidak, tapi menunggu memang
sangat membosankan. Namun bersamamu, menunggumu membuatku belajar satuhal.
Bahwa menunggu seseorang yang kita cintai sekaligus mencintai kita adalah satu
hal yang menyenangkan.
Sejak memulai cerita ini bersamamu, jangankan menunggu
hadirmu. Menunggu hatimu melihat kearah hatikupun sudah menjadi satu hal yang
sejak dulu ku perjuangkan dan masih menjadi satu hal menyenangkan yang
membuatku bahagia sejauh ini. Bersamamu. Berbagi segala rasa.
Kau tahu ? serindu apapun aku kepadamu, sepenuh apapun
tempat yang ku sediakan untuk menampung jutaan bahkan milyaran rinduku untukmu.
Aku hanya ingi mencurahkannya saat temu hadir diantara jarak. Biar saja aku
tersiksa oleh rindu untukmu, asal bukan pada temu yang semu kita mencurahkan
rindu. Aku akan menunggumu dan menjaga rinduku untukmu sampai kau benar – benar
hadir.
Semoga jalan berliku atau menjanjak untuk bertemu
denganmu, tak sesulit aku menghitung ribuan bintang saat malam datang. Ssemoga
kamu juga menjaga rindumu, dan aku bisa menikmati teduhnya matamu ketika berada
dipenghujung jalan temu.
Dan hai. . . sampai kita
bertemu kelak. Karena aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Seperti sapaan
yang tak sempat diucapkan embun kepada mentari yang menjadikannya tiada.
“ Barangkali waktu adalah hal
ajaib yang membuatku tetap mencintaimu,
Maka aku rela jika waktu tak
selalu berdamai dengan kita.
Dan jika keterbatasanmu akan
tetap membuatmu mencintaiku,
Tentu,
Tak apa jika dihari – hariku
kau tak hadir untuk berbagi kebahagiaan bersamaku.”
‘MISS YOU TOO.’ ( - dariku, untukmu )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar