Awalnya
kita hanya berbagi cerita tentang apa yang disebut bahagia
Menciptakan
beberapa topik hangat tentang sebuah perasaan
Bagaimana
ia hadir,
Seperti
apa ia membuat kebahagiaan,
Dan
mengapa ahirnya ia pergi.
Karena
menurutku, munurutmu juga
Cinta
itu hanya awalnya saja yang manis, setelahnya, ,
Tergantung
kau mau bicara apa dan tergantung bagaimana kau melawan kejenuhan dan hambarnya
cinta.
Setelah
itu kau akan kalah setelah tahu bagaimana cinta mempermainkanmu dengan akhir
yang berdarah - darah
atau
kau akan menang ketika kau yang akan memainkan alur cinta agar ia tetap tenang
dan mengerti kita sampai cinta itu berakhir dengan senyum tulus dari dua hati
yang menyatu
Aku
seseorang yang terlalu serius dalam segala hal
Dan
kau hadir melengkapiku dengan sapaan – sapaan konyol dan bodoh
Yang
membuatku sadar bahwa aku tak punyai satu itu
Aku
tak bisa bercanda, karena semua hal selalu ku anggap penting dan serius
Sampai
kau mengubah argumen tentang itu,
‘Tidak
semua hal harus kau tindaki dengan serius sayang, karena beberapa hal yang kau
anggap serius kadang malah mempermainkanmu’ katamu.
Dan
dengan itu aku sadar bahwa kau melengkapiku dengan satu hal itu
Satu
hal bahwa kau hadir dengan satu langkah yang mengubah alur yang sebelumnya
tidak semenyenangkan ini.
Kau
membuatku lebih berfikir dan bertindak logis dalam beberapa hal yang ku anggap
absurd.
Waktu
itu. .
Saat
senja baru saja memulai siluet romantismenya
Ketika
aku meng’iya’kan satu pinta hatimu yang tulus
Dan
saat itupula aku menitipkan separuh hatiku padamu dan sebaliknya kau menitipkan
separuh hatimu padaku.
Aku
bahkan masih mengingatnya ketika kau berdiri didepanku
Mendekatiku
dan menciptakan senyum yang sampai saat ini tak bisa hilang dari ingatanku.
Meminta
izin untuk memegang tanganku, dan menggenggam tanganku erat meski kau terlihat
gugup
Kau
mengungkapkan satu kejujuran hatimu
Mungkin
waktu itu benar – benar tak tepat, ketika kita sama – sama menyadari bahwa akan
tercipta jarak setalah ini
But
love is not a matter of distance, because love is how we reconcile and make
distances believe our love.
Aku
mungkin ragu tentang ‘iya’ yang ku ucapkan untukmu
Tentang
bagaimana mungkin kau dan aku bisa jatuh cinta secepat ini
Dan
apa ini bagian dari leluconmu ?
‘Soal
hati, aku tak pernah sebercanda saat aku berbagi tawa denganmu’
Satu
paragraf manis yang sederhana itu mungkin yang membuatku bertahan sampai hari
ini
Hari
dimana kita memulai satu kisah yang tetap terjaga
Selamat
mengulang hari bahagia untuk kamu yang memulai sebuah kisah
Semoga
apa yang disemogai tak hanya menjadi
semoga,
Tetap
bersamaku dan jangan pernah berubah
Karena
aku menyayngimu dengan apa adanya dirimu
Semoga
kita sekuat karang dilautan, meskipun gelombang keras silih berganti menerpanya
tapi ia tak rapuh dan selalu bertahan.
Dan
semoga kita seperti abadinya bunga edelweiss yang bertahan di ketinggian puncak
gunung meskipun angin menampar keras dan tanah gersang yang mengelilinginya, tapi
ia tetap abadi dan kuat.
Jangan
pernah menyerah pada jarak, kita yang akan membuat jarak menyerah karena telah
berani menantang kita.
Believe
me, i keep your heart of hearts that greeted me. I’m waiting for you to share
missed the start i could not control.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar