Untukmu yang pagi ini menyapaku dengan suara diujung telepon
Kita masih sama - sama dengan apa yang kita lakukan
Bangun pagi dengan melaksanakan 2 rokaat kewajiban
Berdo'a untuk rindu - rindu yang telah kita tata rapi
Dan setelah itu selalu ada namamu didering awal pagi ponselku
Meskipun aku tahu, kau bukan penikmat fajar yang romantis
'Hey sayang'
'Bagaimana tidurmu'
'Ada aku dalam mimpimu kah?'
'I really miss you dear'
'I love you'
Selalu itu - itu saja sapaan pagi yang kita bicarakan
Hebatnya, kita tak pernah bosan dengan hal itu
Karena jarak dan waktu yang belum berdamai dengan kita
Tapi kita selalu mempunyai syukur yang berlebih
Karena dengan adanya semua itu
Kita bisa menghargai setiap pertemuan yang kita rencanakan
Selalu ada saja topik yang kita bicarakan dalam fajar yang hadir sekilas
Kau dengan ceritamu tentang indahnya alam yang membentang luas dan tak lepas dari sebuah candaan yang selalu mampu hadirkan simpul senyum dibibirku
Aku dengan cerita manja yang membuatmu selalu merasa bersalah atas jarak kita yang kita lalui
Bertahanlah. .
Lebatnya hutan yang kau jelajahi akan ajarkanmu cara bertahan dalam hati - hati yang menyapamu
Dan kebebasan ditempatku akan ajarkanku cara menjaga hati yang kau titipkan
Kau milikku. ,
dan Aku milikmu. ,
Itu adalah sebuah keharusan yang harus dipertahankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar