Untuk
jiwa – jiwa yang berpeluh dalam memperjuangkan bahagianya
Langit mulai tampak hitam dengan balutan
awan yang menggumpal, menandakan malam yang segera tergantikan pagi. Hanya satu
bintang di ufuk timur yang kerlipnya masih terlihat meskipun samar, tapi
memberikan satu sinar ssemangat kepada jiwa yang mulai lelah.
Hening. .
Tak
ada tanda kehidupan manusia disepertiga menuju pagi ini, seakan lelah seharian
mengukir asa dan jutaan cerita yang Tuhan gariskan. Hanya derik lengking suara
jangkrik serta cicit burung dan tikus malam yang sedang bersiap menjamu pagi.
Tak
ada siapapun. Hembus kecil sepoy angin
pun dapat terdengar jelas dalam alunan syahdu alam. Menghadrikan berbagai macam
pertanyaan yang menyesakkan relung hati.
Nyanyian
malam yang segera tergantikan pun mulai terdengar menyayat jiwa. Meronta
memaksa ingin lebih lama melelapkan jiwa – jiwa yang berpeluh. Iramanya
menggores hati tanpa kepedulian, menyebar luaskan racun kerinduan teramat dalam
kepada sang pencipta kebahagiaan.
Haya
aku, sendiri. Duduk diberanda kamar dengan alunan musik klasik yang syahdu.
Menatap ke atas dan berharap menemukan satu sinar harapan yang mungkin masih bisa
kuraih.
Tuhan, kupanjatkan segala harap kepadaMu
sang agung pemilik alam raya ini.
Mantapkanlah
langkah hamba – hambaMu yang inginkah berkah dan anugerah.
Eratkanlah
pelukanMu ketika jiwa – jiwa itu berada dalam keputus asaan.
Berikanlah
kobaran semangat kepada insanMu lewat sujud – sujud khusyuknya.
Serta
tegaskanlah pada jiwa – jiwa itu bahwa setiap lekuk tajam jalan ciptaanMu akan
tercipta keindahan setelah usaha dan semangatnya yang tak tergoyahkan.
Untuk jiwa – jiwa yang berpeluh dalam
memperjuangkan bahagianya, tetaplah tersenyum dalam setiap musim menuju
bahagiamu. Tuhan selalu memperhitungkan setiap keringat yang menetes diantara
lelahmu.
Perjalanan
ini indah, nikmatilah setiap langkah yang kau pijakkan di alam yang hanya
sekali saja ini kau jelajahi, baik itu bahagia atau sedih. Karena setidak
menyenangkannya langkah itu kau akan merindukannya suatu saat nanti. Saat
langkahmu telah terukir pasti dengan bahagia yang Tuhan berikan. Keep strugle
and keep istiqomah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar